Sebagai bagian dari upaya mendalami kekayaan arsitektur lokal, mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Medan Area melaksanakan kegiatan field trip ke Istana Maimun, salah satu ikon budaya di Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah “Arsitektur Etnik Sumatera Utara” yang diampu oleh Ibu Rina Saraswaty, ST, MT.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk mengamati dan menganalisis elemen-elemen khas arsitektur Melayu yang menjadi ciri utama Istana Maimun. Beberapa aspek penting yang diamati meliputi bentuk atap, ornamen dekoratif, dan tata ruang bangunan. Sebelum kunjungan lapangan, Ibu Rina Saraswaty terlebih dahulu memberikan materi pengantar di kelas mengenai karakteristik arsitektur Melayu. Hal ini bertujuan agar mahasiswa memiliki dasar pengetahuan yang kuat untuk melakukan observasi dan analisis secara lebih mendalam di lokasi.
Selama kunjungan, mahasiswa secara berkelompok melakukan diskusi langsung di area istana. Mereka mengumpulkan data, mendokumentasikan elemen-elemen arsitektur, dan bertukar ide mengenai hasil pengamatan masing-masing. Diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai integrasi budaya dan arsitektur serta penerapannya di masa kini.
Istana Maimun dipilih sebagai lokasi field trip karena nilai historis dan budayanya yang tinggi, serta aksesibilitasnya yang mendukung kegiatan akademik. Bangunan bersejarah ini tidak hanya menjadi warisan budaya yang patut dilestarikan, tetapi juga merupakan sumber inspirasi bagi mahasiswa arsitektur untuk menggali lebih dalam mengenai desain etnik dan lokalitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat mengapresiasi lebih jauh warisan arsitektur Melayu sekaligus mempersiapkan diri untuk menerapkan pengetahuan ini dalam karya-karya arsitektur berkelanjutan di masa depan.


